Assalamualaikum.
Berikut ini adalah daftar nama-nama Bangsa Aceh yang telah dibunuh atas perintah Malik Mahmud dan Zakaria Saman :
- Malik Mahmud dan Karya Saman, dalang pembuhunan Safwan Idris, 16 September 2000. Ayah Almarhum tidak tahu, sampai Tgk Idris yg peusijôk Malik Mahmud waktu pertama datang ke Aceh tahun 2006.
- Malik Mahmud dan Karya Saman, otak pembunuhan Dayan Daud 6 September 2001, yang memerintahkan pasukan katak hijau Pidie.
- Malik Mahmud dan Karya Saman yang memberi perintah membunuh Jafar Sidiq di Medan, dituduh ada hubungan dengan MP-GAM, pimpinan Husaini Hasan.
- Malik Mahmud dan Karya Saman otak pembunuhan Tengku Nashruddin Daud, anggota DPRD Aceh Selatan, dituduh tak menyukai pemimpin GAM.
- Malik Mahmud dan Karya Saman otak pembunuhan Ismail Shah putra, sesudah mengirim milyaran rupiah kedalam rekening abangnya Amir Mahmud di Singapura.
- Malik Mahmud dan Karya Saman otak pembunuhan Brigjen HT Johan, mantan Wagub dan otak pembunuh Zaini Sulaiman, anggota DPRD Aceh.
- Malik Mahmud dan Karya Saman otak pembunuhan sadis atas Tengku Usman Pasi Lhok dan Tengku Wabah di Sungi Cincin, Gombak Malaysia, sebab dituduh rapat dengan MP-GAM dan MB-GAM. Eropa.
- Malik Mahmud dan Karya Saman otak pembunuhan Iftah Habib dan Win Zuhdi Banta Mude yang dibunuh secara sadis oleh Ilham Illyas Leubé dkk. Alm dibunuh setelah mengirim 2 miyard rupiah kedalam rekening abangnya Amir Mahmud di Singapura.
- Pada tahun 1999 Malik Mahmud dan Karya Saman memerintahkan pasukan kombatan Gam untuk menghabisi semua anggota DPR dan pejabat di Aceh yang dianggap pro Indonesia dan tidak membantu perjuangan GAM.
- Memerintahkan panglima wilayah Pidie untuk mengucilkan Tgk Lah Syafii dan tidak dibolehkan mengawal beliau setelah dituduh memberi komentar salah kepada Bondan Gunawan, sehingga beliau ditembak pasukan Indonesia tanpa pengawalan pasukan GAM, pengawal rekan setia dan isterinya.
- Malik Mahmud dan Karya Saman mencopot jabatan panglima wilayah Peureulak dari Ishak Daud melucuti senjata dari pasukan Ishak Daud karena dituduh sering memperotes kebijakan Malek Mahmud.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar